Berbagi Kisah dengan SMS

Kita sering SMS dengan teman, namun apakah SMS itu bermanfaat, kita sendiri yang bisa menilai. Saya termasuk yang senang menggunakan SMS sebagai media silturrahmi. Bahkan teman-teman yang sudah berpisah jauh karena tuntuntan kerja seperti Ratio dan Hifni masih sering SMS-an. Bahkan minta dikabari kalau ada berita mengenai temen-temen di Jogja maupun hal menarik lainnya.

Saya menyimpan SMS menarik dari mas Salim (Arif Nur Salim) saat beliau ke Aceh saat menjadi Relawan PKS Jogja untuk Tsunami Aceh awal 2005 yang lalu. Hampir setiap hari selalu ada SMS panjang, dan saya senang mendapat pengalamannya. Salah satu SMSnya adalah :

Mahar nikah Aceh Rata-rata 20-30 mayan (1 mayan : 435 ribu). Makanya banyak ikhwan yang telat nikah. Nah, kalo Banten punya cerita!

  1. Salah satu relawan Banten Sabtu besok akan merangkum 3 hal besar dalam 1 hari : ta’aruf, khitbah dan nikahDengan akhwat Medan. Ketemunya baru 5 hari yang lalu dan mahar dllnya diambil dari barang bantuan untuk relawan
  2. Seorang anak usia 10 tahun ditanya relawan Malaysia apa cita-citanya? Jadi PKS jawabnya. Gimana kalo ikut ke Malaysia saja. Katanya, tidak bisa pak, sudah terdaftar sebagai anggota PKS. Ikhwah dari Malaysia itu melirik ust. Sumedi, Lc (Banten), Ini Karomah Antum yang luar biasa.

Tag:

Tinggalkan Balasan