Reuni Gratis
Sabtu, 10 Mei 2008 kemarin ada kesempatan reuni gratis. Ya, banyak teman-teman SMA 1 Jogja, alumni 2003 (lulus 2003) yang ke Jogja berkumpul menghadiri walimahan Joko dan Arum yang keduanya adalah teman satu angkatan saya. Ada yang jauh-jauh dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan kota lainnya dating untuk silaturrahim. Kalo tidak pas ada yang walimahan dan syawalan, tentu kumpul-kumpul kayak gini sulit untuk direalisasikan.
Banyak yang berubah. Lima tahun sudah kita lepas dari bangku SMA. Banyak yang semakin dewasa, namun masih saja ada yang tidak berubah. Masih ada yang konyol, dan suka usil. Cerita masa SMA pun banyak yang meluncur kembali. Masa itu memang terasa indah karena begitu banyak kesan yang mendalam.
Seorang teman saya Tyas Ikhsan Hikmawan yang punya ciri khas, energik, sm@rt tapi juga konyol punya pengalaman menarik ketika kelas 2 dulu (sekarang istilahnya kelas XI) di 2.4 dulu. Hari itu ada ulangan kimia bu Mawar. Karena belum belajar (tepatnya tidak belajar ^_^ ), dia mengajak beberapa teman, termasuk si Endu dan Rafi untuk ijin keluar sekolah dengan alasan mengurus kepanitiaan organisasi OSIS. Ngurus ijin administrasi ke instansi pemerintah. Yah begitulah caranya agar terhindar dari ulangan.
Nah, ketika 90 menit sudah berlalu, si Tyas dkk segera kembali ke kelas dengan kemenangannya. “Yes, kita nggak ulangan hari ini! Sambil membuka pintu kelas dan ketawa. Betapa terkejutnya ketika mau duduk, temen-temen masih mengerjakan ulangan dan bu Mawar masih di depan kelas menunggu dan memberi waktu beberapa menit lagi sebelum ganti pelajaran. Jreng-jreng…. Mereka tertangkap basah! Pencuri di siang bolong! ^_^ Akhirnya ditanyai macem-macem dan ulangan sendiri di kantor guru. Eee, ternyata sama juga, nggak bisa ngerjain soal ulangan.
Sampai sekarang kalau ketemu, bu Mawar masih ingat sama anak-anak tadi. Pertanyaan yang sering muncul adalah, “Sekarang masih nakal ndak?” Ternyata guru sangat ingat pada 3 jenis muridnya. Yang pintar atau bodoh banget, yang anteng banget (alim) dan yang nakal alias bandel. Kalo yang biasa-biasa saja, sulit diingat karena tidak ada ciri khas yang melekat padanya. Nah, kita termasuk tipe yang mana?
Mei 11, 2008 pukul 7:50 am
2003… 2003…
Hihihihihi
Mei 25, 2008 pukul 2:18 am
nt sendiri yang mana?
Mei 26, 2008 pukul 6:15 am
Apane Shof?
Juni 4, 2008 pukul 6:18 am
tipe murid sing ndi?
Juni 4, 2008 pukul 12:33 pm
kethokmen sing moderat Shof. nakal banget yo ora, bandel sih iyo. alim banget yo ora. nek pinter kok yo belum (eh sedang menuju pinter dink..hehehe ^_^)